MUKOMUKO,KLIKINDONESIA- Untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik yang menggunakan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), Selasa, (8/7/2025) tim Monev Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi penggunaan DD dan ADD di Desa Lubuk Sanai II.
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan XIV Koto juga langsung melihat progres dari pengerjaan gedung Perpustakaan Desa Lubuk Sanai II. Tidak hanya progres, tim Monev Kecamatan juga memuji hasil pembangunan, Sehingga gedung yang dibangun tidak sekedar menjadi pusat literasi, tapi juga terdapat nilai estetika dan seni.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Camat XIV Koto, Kades dan Sekdes Lubuk Sanai II beserta jajaran perangkatnya, pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TPK, BPD serta unsur lembaga aktiv yang ada di desa lubuk Sanai II.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan tersebut, Plt Camat XIV Koto, Yesi Yulianti, SH menyampaikan, monitoring dan evaluasi kegiatan fisik pembangunan yang bersumber dari Dana Desa di wilayah ini merupakan agenda rutin dari kecamatan. Dengan tujuan untuk memastikan bahwa dana desa di wilayah ini diserap atau di realisasikan oleh pemerintah desa dengan baik. Termasuk kegiatan pembangunan di Desa Lubuk Sanai II ini.
“Setelah kita lakukan monitoring dan evaluasi dengan turun langsung kelapangan, kegiatan pembangunan di Desa Lubuk Sanai II sudah cukup bagus. Terkhususnya pembangunan gedung perpustakaan Desa ini. Jika dilihat dari progresnya terbilang cepat dan hampir selesai. Bisa dikatakan tinggal tahap finishing saja atau pekerjaan yang ringan,’’kata Camat.
Sementara Kades Lubuk Sanai II, Warisno mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada tim Monev kecamatan yang telah turun ke desanya. Dengan adanya evaluasi ini tentu pihaknya dapat mengetahui secara langsung kekurangan dari setiap progress pembangunan yang dilaksanakan desa.
“Dengan adanya Monev ini kita dapat mengetahui kekurangan dari pekerjaan fisik yang pemerintah desa kerjakan melalui TPK. Apa saja yang kurang tentu dapat kita perbaiki, baik itu volume pembangunan maupun administrasi pertanggungjawaban penggunaan anggaran,”ucap Kades.
Disampaikannya juga, melalui dana desa tahap I ini Pemerintah Desa Lubuk Sanai II fokus terhadap pembangunan gedung perpustakaan desa. Selain menggelontorkan dana desa yang cukup besar juga merupakan usulan warga desa yang disampaikan melalui musyawarah desa. Sehingga ia selaku pemimpin di desa benar-benar harus fokus terhadap pembangunan di desa untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga desa.
“Untuk pembangunan ini mari sama-sama kita awasi agar mendapatkan hasil yang baik. Pengawasan pengelolaan dana desa untuk pembangunan itu merupakan tanggung jawab Bersama. Jika ada yang tidak sesuai terhadap pembangunan yang dikerjakan, sampaikan saja, pemerintah desa selalu terbuka untuk menerima kritikan dan saran dari warga desa. Semoga pembangunan ini berjalan dengan lancar, cepat selesai dan bisa bermanfaat bagi warga desa,”harap Kades.
Penulis : Robianto
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia













