MUKOMUKO, KLIKINDONESIA.CO – Warga Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menggelar doa bersama tolak bala sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT agar Desa dan Warga masyarakat dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya.
Doa bersama tolak bala ini merupakan ikhtiar spiritual warga Desa Tanah Rekah untuk memohon perlindungan agar diajauhkan dari segala musibah, penyakit, dan bencana., kegiatan ini diisi dengan zikir, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa khusus keselamatan yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang berlangsung pada Senin,(22/06/2026) ini melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari Pemerintah Desa, ulama, tokoh adat, hingga para pemuda setempat. Ritual doa bersama tersebut dipusatkan di Masjid jamik Al-Muhtadin Desa Tanah Rekah dan Dipimpin oleh para ulama terkemuka di Desa setempat, suasana berlangsung sangat khidmat.
Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Desa Tanah Rekah, Yohanes Auri didampingi Kepala Desa, AinlaPatili, Ketua BPD, M. Arel dan para tokoh agama setempat menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan tradisi turun-temurun yang sarat makna. Doa bersama tolak bala dianggap sebagai benteng spiritual sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga masyarakat Desa Tanah Rekah.

“Ini adalah bentuk pengabdian dan kepasrahan kita kepada Sang Pencipta. Dengan doa dan kebersamaan ini, kita berharap Desa Tanah Rekah dan sekitarnya selalu diberikan keselamatan, dijauhkan dari marabahaya, dan diberkahi kedamaian,”ujar Ketua BMA, Yohanes Auri.
Senada dengan Ketua BMA. Kepala Desa Tanah Rekah, AinlaPatili, juga menyampaikan. Kegiatan warga menggelar doa bersama tolak bala adalah tradisi spiritual yang dilakukan untuk memohon keselamatan dan perlindungan agar terhindar dari segala musibah.

“Acara doa bersama tolak bala ini sesuai dengan budaya dan kearifan lokal di Desa Tanah Rekah. Ini merupakan tradisi spiritual yang dilakukan warga masyarakat untuk memohon keselamatan diri dan keluarga dari bencana, penyakit, dan berbagai bahaya kehidupan,” kata Kades Tanah Rekah, AinlaPatili.##
Penulis : Robianto
Editor : Sofyan Siahaan
Sumber Berita: Humas Desa















Komentar