MUKOMUKO,KLIKINDONESIA- Bertempat di Aula Kantor Desa Tanah Rekah, pada Kamis, (26/6/2025). Pemerintah Desa (Pemdes) Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyelenggarakan Kegiatan pelatihan penyuluhan dan pencegahan Stunting.
Kegiatan yang mengusung Tema “Meningkatkan Pemahaman Kader Posyandu Dalam Pencegahan Stunting” itu dihadiri oleh Camat Kota Mukomuko, Yulia.,SE.Msi, Kades beserta jajaran Perangkatnya, Ketua dan Anggota BPD, Pendamping Desa, Para Kader Posyandu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Narasumber dari Dinas KB dan Puskesmas Kota Mukomuko.
Dasar hukum pelaksanaan penyuluhan penanganan stunting tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan berdasarkan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2022 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2023, Pasal 6 ayat (2) bahwa Penggunaan Dana Desa Untuk Program Prioritas Nasional Meliputi Pencegahan dan Penurunan Stunting.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Maka Pemerintahan Desa bermaksud menyelenggarakan Penyuluhan Penanganan dan pencegahan stunting yang ada di Desa setempat.
Kepala Desa Tanah Rekah, AinlaPatili dalam sambutannya menyampaikan maksud dari pelaksanaan acara tersebut.
“Tujuan dari penyuluhan yaitu memberikan pengertian tentang stunting, bagaimana cara mencegah agar ibu tidak mempunyai bayi dengan kondisi stunting,” terangnya.
“Kegiatan ini diharapkan bermanfaat bagi ibu kader, ibu hamil dan balita, supaya lebih memperhatikan perbaikan pola asuh terhadap balita sejak lahir. Dalam hal ini yaitu perbaikan pemberian asupan gizi, perbaikan pendidikan psikologi terhadap anak, dan gizi ibu hamil,”imbuh Kades.
Hal senada yang disampaikan oleh Camat Kota Mukomuko, Yulia, SE.,Msi, menjelaskan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting adalah, Menurunkan prevalensi Stunting, Menjamin pemenuhan asupan gizi, Memperbaiki pola asuh, Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, Meningkatkan akses air minum dan sanitasi.
“Semoga terwujudnya sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Desa Tanah Rekah dan menjadi desa bebas stunting,” harap Camat.
Penulis : Robianto
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia













